Pelantikan Pamong Kalurahan Triharjo menutup pelaksanaan perubahan nomenklatur di Kapanewon Wates

Bertempat di Balai Kalurahan Triharjo pada tanggal 31 Januari 2020 dilaksanakan pelantikan Pamong Kalurahan Triharjo oleh Penjabat Lurah Kalurahan Triharjo Raden Sukirno, S.IP., MM.

Kegiatan ini merupakan kegiatan terakhir pelaksanaan nomenklatur di Kapanewon Wates. Setelah sebelumnya dilaksanakan berturut turut di Kalurahan Kulwaru, Karangwuni, Sogan, Giripeni, Ngestiharjo dan Bendungan.

Dalam Surat Keputusan Lurah Triharjo jabatan yang mengalami perubahan penyebutan adalah :

Sekretaris Desa menjadi Carik dijabat oleh Diayu Nugrahaini Putri Prasetya, S. Pd.

Kepala Urusan Umum Aparatur Desa dan Aset menjadi Panata Laksana sarta Pangripta dijabat oleh Endar Witomo

Kepala Urusan Perencanaan dan Keuangan menjadi Danarta dijabat oleh Anang Junanta

Kepala Seksi Pemerintahan menjadi Jagabaya dijabat oleh Bambang Handaya

Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan menjadi Ulu – Ulu dijabat oleh Arif Ryan Chairul Ahmad, S.T.

Kepala Seksi Kemasyarakatan menjadi Kamituwa dijabat oleh Sutasdiyan Windarbo.

 

Hadir dalam kesempatan tersebut Forkompinkapanewon Wates, Panewu Wates Santoso, S.IP., M.Si., Kabag Hukum Kabupaten Kulon Progo Muhadi, SH., M.Hum.,

Dalam sambutannya  Panewu Wates menegaskan bahwa dengan perubahan penyebutan nama pamong kalurahan tersebut akan semakin menunjukkan jati diri keistimewaan Yogyakarta dalam pemerintahan NKRI. Karena jauh sebelum NKRI berdiri Pemerintahan Kasultanan Ngayogyakarto Hadiningrat telah diakui dunia sebagai sebuah wilayah yang berdaulat dan ikut berperan dalam pendirian NKRI. Sehingga merupakan suatu keistimewaan dalam bidang historis.

Selain itu Keistimewaan dalam bidang kebudayaan dengan memelihara dan mengembangkan hasil cipta, rasa, karsa, dan karya yang berupa nilai-nilai, pengetahuan, norma, adat istiadat, benda, seni, dan tradisi luhur yang mengakar dalam masyarakat DIY, yang diatur dengan Perdais Keistimewaan dalam Bidang Pertanahan yaitu Kasultanan dan Kadipaten berwenang mengelola dan memanfaatkan tanah Kasultanan dan tanah Kadipaten ditujukan untuk sebesar-besarnya pengembangan kebudayaan, kepentingan sosial, dan kesejahteraan masyarakat. Keistimewaan dalam bidang tata ruang yaitu kewenangan Kasultanan dan Kadipaten dalam tata ruang pada pengelolaan dan pemanfaatan tanah Kasultanan dan tanah Kadipaten. (Mu®)