FASILITASI PEMERINTAH KECAMATAN WATES TERHADAP PETAMBAK TIDAK BERIJIN DENGAN DINAS KELAUTAN DIY

Senin, 22 Juni 2015 14:47:19 - Oleh : Sie-Tran

Tambak Udang Karangwuni

SENAM PAGI BERSAMA FORMI KECAMATAN WATES

PERINGATAN HARI PAHLAWAN KE 72 TAHUN 2017 DI KECAMATAN WATES

SYARAT MEMBUAT KIA ANAK (KTP ANAK)

PERINGATAN HARI IBU KE-88 KECAMATAN WATES TAHUN 2016

Pengukuhan Pengurus PKK Kecamatan Wates

(Wates 19-6-2015) Tahapan Pembangunan  Pelabuhan Ikan Tanjung Adikarto di Karangwuni  Kecamatan Wates  sudah dimulai sejak tahun 2006 sampai sekarang  sangat ditunggu operasionalnya oleh masyarakat.  Pada tahun ini pemerintah merencanakan  kegiatan pengerukan kolam pelabuhan, pengerukan alur muara sungai Serang dan penyelesaian akses jalan masuk dari  jalan Daendells ke pelabuhan.

fasilitasi

Pada  tahapan pengerukan kolam pelabuhan yang direncanakan di bulan Juni 2015 Dinas terkait telah mensosialisasikan dengan warga setempat, dalam rencana pelaksanaan pembuangan/ penyimpanan pasir hasil pengerukan kolam akan disimpan pada sisi selatan kolam yang disana ada tambak udang sebanyak 11 petak, dan 2 petak Hak Garap yang belum dibebaskan pihak Dinas Kelautan DIY, untuk itu mendasar Perda No.1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kab. Kulon Progo TH 2012-2032 dan Surat dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo No.523/2465 tanggal 30 April 2015 tentang pendataan Petambak maka Camat Wates Drs, Ariadi MM didampingi oleh Sekretaris Kecamatan Made Arsa Wijaya, SH dan Kasie Trantib Kecamatan Wates Jumarna, SIP menginisiasi mempertemukan antara petambak dengan Pemerintah Kabupaten yang dihadiri oleh Ka. Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan, Ka. Sat Pol.PP, Ka. Kesbangpol, Kapolsek Wates dan Danramil serta unsur Pemerintah Desa Kades, Dukuh Rt/Rw dan Petambak duduk dalam satu forum membahas rencana pelaksanaan proyek tersebut dengan kesimpulan :

1.         Masyarakat akan mematuhi Perda terkait RTRW Kabupaten Kulon Progo TH. 2012-2032 dan mendukung kegiatan proyek pengerukan Kolam Pelabuhan .

2.         Pemilik Tambak yang ada pada sisi Selatan komplek pelabuhan yang tidak berijin merelakan apabila akan digunakan untuk menampung pasir/sedimen hasil dari pengerukan Kolam pelabuhan dan tidak akan menuntut ganti rugi terkait dampak pelaksanaan proyek tersebut.

3.         Masyarakat dilarang membuat atau menambah tambak baru di kawasan sepadan pantai.

4.         Pemerintah Kecamatan Wates bersedia memfasilitasi warga Karangwuni  yang memiliki Hak garap lahan yang berada di selatan pagar komplek pelabuhan, yang belum dibebaskan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan DIY apabila akan digunakan untuk kepentingan Pelabuhan.

« Kembali | Kirim | Versi cetak